sejarah PKMI-6 Medan

Bangunan Perguruan Kristen Methodist Indonesia-6 Medan didirikan pada tahun 1970 yang dirintis oleh tim misionaris dari Gereja Methodist berbahasa Tionghoa Jalan Nusantara Medan. Berawal dari tahun 1970, dimana P3MI (Persekutuan Pemuda / Pemudi Methodist Indonesia) Jalan Nusantara Medan mengambil tugas dan tanggung jawab membuka pekabaran Injil di Kampung Lalang. Hingga pada tanggal 31 Januari 1971 tim misionaris tersebut membuka PKMI-6 pada tingkatan Sekolah Dasar di Kampung Lalang, dipimpin oleh Ibu Lydia.

Perguruan ini terus berkembang, sehingga pada tahun 1976 dibukalah Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pada awalnya kondisi bangunan sekolah ini masih berbentuk gubuk-gubuk, masih terbuat dari tepas, walaupun demikian sekolah ini selalu menjadi favorit di sekitar Medan Sunggal maupun Medan Helvetia. Sekolah ini terkenal dengan disiplin yang tinggi, pengalaman nilai-nilai rohani yang baik serta intelektual yang cerdas.

Pada Tahun 1991 dibawah kepemimpinan Bapak Felix Efendy membuka Taman Kanak-kanak dna gedung sekolah sudah mulai permanen serta terjadi penambahan ruang belajar. Methodist-6 senantiasa berbenah baik dari segi mutu maupun fasilitas. Pada tahun 2000 estafet kepemimpinan diteruskan oleh Ibu Rossiani. Beliau kembali menambahkan ruang belajar berlantai tiga di sebelah kiri bangunan SMP, yang dijadikan menjadi ruang belajar TK yang lama.

Pada tahun 1998, tongkat estafet kepemimpinan Bapak Robert dilanjutkan oleh Bapak Pilipus Hosea, hingga pada tahun 2002 estafet kepemimpinan diteruskan oleh Ibu Rossiani. Di masa kepemimpinan Ibu Rossiani, Methodist-6 kembali menambah ruang belajar berlantai tiga, yakni bangunan di sebelah kanan dari gerbang sekolah saat ini.

Methodist-6 selalu dikenal masyarakat sebagai sekolah yang berkualitas, guru-gurunya berkompeten serta kompak dalam mencerdaskan dan mengemban tugas sebagai pendidik bangsa.

VISI

Mengembangkan Pendidikan Iman Kristen Protestan Methodist pada siswa, mendidik / membentuk siswa yang memiliki tinggi budi pekerti, ilmu yang tinggi serta teguh dalam Iman, sehingga mampu membaktikan dirinya kepada Tuhan, Nusa, Bangsa dan Negara RI.

“Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan. (Amsal 1:7)”

MISI

  • Meningkatkan kinerja dan profesionalisme guru, staf dan pegawai sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya.
  • Mendidik dan membina siswa menjadi pribadi yang taat kepada Tuhan dan berkarakter positif.
  • Mendidik dan mengembangkan siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berwawasan luas, menguasai IPTEK dan berkreatifitas tinggi serta seutuhnya untuk kemuliaan Tuhan.
  • Mendorong dan membantu siswa dalam mengenali potensi dirinya serta dikembangkan secara optimal.
  • Meningkatkan kesadaran siswa terhadap disiplin.
  • Meningkatkan sarana dan prasarana sekolah sebagai fasilitas pendidikan untuk mendukung kelancaran proses pembelajaran dan peningkatan mutu serta prestasi siswa.
  • Menjalin kerjasama dengan orangtua siswa, instansi maupun profesional dari berbagai disiplin ilmu/latar belakang dalam mengembangkan kualitas dan kuantitas siswa.
X